PESAWAT LUAR ANGKASA JEPANG SPACE WALKER BERMITRA DENGAN JAL GROUP

Space Walker . Yang Sedang Mengembangkan Roket Bersayap Yang Dapat Digunakan Kembali Yang Dapat Diluncurkan Ke Luar Angkasa. Mendarat Seperti Pesawat Terbang. Dan Dapat Terbang Ke Luar Angkasa Berkali-kali. Yang Disebut Pesawat Luar Angkasa. Adalah Perusahaan Perdagangan Terkait Maskapai Dari Grup Jal . Aliansi Modal Dan Bisnis Dengan Jalux. Kami Akan Mempromosikan Kolaborasi Dengan Tujuan Menciptakan Dan Memperluas Bisnis Baru Yang Memanfaatkan Teknologi Spacewalker. Termasuk Sistem Transportasi Luar Angkasa Ini. Pesawat Ruang Angkasa Jepang Sudah Mulai Bergerak Sebagai Bisnis Nyata.

Space Walker

Spacewalker Adalah Perusahaan Ventura Yang Diluncurkan Universitas Dari Tokyo University Of Science. Didirikan Pada 2017.

Ceo Akihide Manabe Mengatakan Bahwa Pesawat Luar Angkasa Perusahaan. Yang Sedang Dikembangkan. Akan “Mengejar Keberlanjutan Bumi Dan Ruang Angkasa Sebagai Bentuk Mobilitas Dengan Rasionalitas Ekonomi Yang Tinggi Dan Dampak Lingkungan Yang Rendah.” Pada Bulan Desember Tahun Lalu. Kami Terpilih Sebagai Operator Bisnis Proyek “Sistem Transportasi Luar Angkasa Penerbangan Frekuensi Tinggi” Jaxa. Dan Kami Sedang Melanjutkan Pengembangan Sistem Transportasi Ruang Angkasa Yang Dipimpin Oleh Sektor Swasta.

See also  SISTEM PERPAJAKAN SEUMUR HIDUP TINGGI, TETAPI TINGKAT PENERAPANNYA KURANG DARI 5%

Spacewalker Juga Mengembangkan Tangki Bertekanan Sangat Tinggi Dan Tangki Kriogenik. Yang Penting Untuk Peluncuran Roket. Tangki Komposit Ini. Yang Dapat Memenuhi Persyaratan Yang Sangat Ketat Seperti Pengurangan Berat. Efisiensi Penyimpanan. Tahan Tekanan. Dan Kekuatan. Memungkinkan Penyimpanan Dan Pengangkutan Energi Bersih Yang Aman Dan Sangat Efisien Seperti Hidrogen Di Darat. Berkontribusi Terhadap Dekarbonisasi.

Selain Bisnis Luar Angkasanya Sendiri. Jalux Bertujuan Untuk Mengembangkan Bisnis Di Berbagai Wilayah Mulai Dari Darat Hingga Luar Angkasa Dengan Memanfaatkan Teknologi Spacewalker. Pesawat Ruang Angkasa Dijadwalkan Untuk Percobaan Demonstrasi Pada Tahun 2025. Peluncuran Satelit Pada Tahun 2027. Dan Penerbangan Ruang Angkasa Suborbital Pada Tahun 2029. Aliansi Bisnis Dengan Jalux Menyadarkan Saya Bahwa Waktunya Telah Tiba Ketika Kisah Mimpi Seperti Itu Dapat Dikembangkan Menjadi Bisnis Nyata.

See also  Pesona Keindahan Sunrise Di Bukit Mandala

Misi Pertama Jaxa Yaitu Peluncuran Roket H-2a Pada November 2003 Gagal.

Setelah 15 Bulan Kemudian Pada Februari 2005 Jaxa Sukses Meluncurkan Roket H-2a Dari Pusat Luar Angkasa Tanegashima. Yang Membawa Misi Untuk Menempatkan Satelit Ke Orbit.

Tahun 2003 Jepang Meluncurkan Misi Hayabusa Dengan Roket M-v Untuk Mengumpulkan Contoh Sampel Dari Asteroid Yang Diperkirakan Akan Terjadi Pada Pertengahan Tahun 2005. Namun Hingga Kini Belum Ada Konfirmasi Apakah Wahana Ini Berhasil Mengumpulkan Sampel Meskipun Dikaetahui Telah Berhasil Mendarat Di Asteroid Tersebut. Pada 22 September 2006 Wahana Bernama Hinode (Solar-b) Diluncurkan Untuk Meneliti Matahari.

Misi Berikutnya Dijadwalkan Pada 2007/2008 Dengan Mengirimkan Wahana Ke Planet Venus. Jepang Juga Bekerjasama Dengan Esa Untuk Sebuah Misi Bersama Ke Planet Merkurius.

See also  JEPANG BERUSAHA MENGADU G7 MELAWAN CHINA

Jaxa Juga Mengembangkan Transportasi Supersonik Generasi Berikutnya Sebagai Pengganti Concorde. Tujuannya Untuk Mengembangkan Pesawat Yang Dapat Membawa 300 Penumpang Pada Kecepatan Mach 2 Atau 2 Kali Kecepatan Suara. Prototipe Dari Pesawat Tersebut Menjalankan Uji Coba Antara 15 September Dan 15 Oktober 2005 Di Australia.

Nasda Dibentuk Pada 1 Oktober 1969. Bermarkas Di Pusat Luar Angkasa Tanegashima Berlokasi Di Pulau Tanegashima. 115 Kilometer Sebelah Selatan Kyushu. Fasilitas Ini Telah Mengembangkan Roket Peluncur. Satelit Dan Modul Eksperimen Jepang Yaitu Kontribusi Jepang Kepada Stasiun Luar Angkasa Internasional.

You May Also Like

About the Author: author